SELAMAT DATANG DI ITB!!
terus kenapa?
UPDATED 21 AUGUST 2008
Yah, selamat datang kehidupan kampus. Setelah seminggu diospek (yang disamarkan namanya) dan terpisah dengan dunia maya akhirnya bisa juga memperbarui blog ini. Syukur…syukur…
Kesempatan kali ini saya ingin menceritakan pengalaman seminggu pertama saya di Bandung. Juga seminggu penuh kebosanan akibat ospek. Singkat saja.
Hari Senin ( 11/08 )
Pagi pertama di Bandung (saya sampai di sini Minggu malam). Kejadian menarik hari ini adalah ada orientasi perpustakaan ITB. Buset deh perpustakaan saja pakai orientasi tapi wajar saja sih berhubung perpustakaannya ITB sudah seperti toko buku Gramedia yang di dekat apa namanya? BIP? Sebelum orientasi yang membuat ngantuk itu saya sempat keliling-keliling di simpang Dago. Bersama dua cewek mencari perlengkapan untuk ospek, setelah itu nongkrong di McDonald’s sana selama sekitar satu jam hanya berbekal es krim yang paling murah.
Hari Selasa ( 12/08 )
Hari kedua ini…saya agak lupa ada acara apa yang menarik. Karena hanya diisi oleh gladi resik acara sidang terbuka ITB jadi menurut saya ini hari yang membosankan dalam kategori membosankan ala rektorat atau birokrat. Saya rasa tidak ada bedanya kalau disebutkan di ITB sini.
Hari Rabu ( 13/08 )
Harusnya sih… ini jadi hari bersejarah karena pada hari ini saya (dan 3000an orang lainnya) secara resmi dilantik secara resmi menjadi mahasiswa ITB. Prosedurnya? Harus betah manteng duduk di kursi menyaksikan sambutan dari rektor ITB dan mendapat kuliah umum yang entah apa itu bahasannya. Setelah itu tidak ketinggalan pengucapan janji mahasiswa ITB. Lucunya sepanjang acara ini saya tidur saja…males banget lagian. Bahkan saat disuruh berdiri mengucapkan janji bersama-sama saya malah tidur sambil berdiri. Jangan-jangan saya belum resmi jadi mahasiswa ITB, nih?
Oh, iya dan malamnya…di jadwal tertulis ‘Happening Art’. Tapi ternyata saudara-saudara…itu hanyalah akal-akalan bulus dari sekumpulan senior kurang kerjaan yang menamakan dirinya Kemahasiswaan dan Inisiasi Kemahasiswaan untuk membuka ospek (namanya INKM ‘08) untuk bersenang-senang memarah-marahi mahasiswa baru. Jayusnya…mereka memarah-marahi dengan alasan yang saya rasa standar dan cenderung ‘mencari-cari kesalahan’. Dibilang, “salam tidak serius!”, “tidak disiplin!”, yah saya rasa dalam kondisi saat itu bagi Anda semua rasanya tidak disiplin.
Ada dialog lucu saat gerombolan Aparatoriz menyerbu kerumunan peserta dan memaki-maki tanpa alasan jelas. Berikut dialognya:
Saya: (senyam-senyum dengan tampang innocent)
Aparatoriz: Kamu ngapain senyum-senyum?! Ada yang lucu hah?! (teriak di muka saya, kalau dia tidak pakai topeng mungkin muka saya sudah basah)
Saya: Eh, enggak kok Kak. Enggak ada. (masih senyum-senyum)
Aparatoriz: Kamu tidak usah jawab! (membentak lagi kemudian ngeloyor pergi)
Saya: Lha, habisnya situ nanya jadi saya jawab. (sayangnya yang bersangkutan tidak mendengar. Kalu mendengar saya rasa akan lebih seru lagi.)
Hari Kamis ( 14/08 )
Hari-hari ospek seperti biasa. Senior marah-marah dan bentak-bentak tanpa maksud yang jelas, biar keren aja kali. Yang seru di hari ini adalah sepulang ospek sore harinya, kami wisata kelompok. Bukan wisata sih sebenernya, cuma ada tugas wawancara yang entah kenapa malah jadi wisata di daerah Tubagus Ismail. Makan-makan di warung padang di daerah situ, kemudian keliling-keliling mencari ornag untuk diwawancara. Saya kedapatan mewawancarai seorang pemilik warung nasi yang tanpa diduga pemikirannya kritis juga. Ditutup dengan dengar radio bareng, yang didengar adalah tok sou bersama Presiden KM-ITB dan Ketua INKM ‘08. Topiknya cukup menarik meskipun buat blogger saya rasa biasa saja.
Hari Jum’at ( 15/08 )
SAYA TIDUR SEHARIAN!! Eh, tidak ada ospek? Ada sih sebenarnya tapi badan saya tidak mengizinkan saya untuk ikut. Jadi tidak banyak yang bisa diceritakan selain saya yang bangun jam 4 sore.
Di malam harinya saya dapat kunjungan tak diharapkan dari Bang Gun dan Mas Jaka. Mgobrol-ngobrol singkat di tempat makan dekat kostan saya dan di ostan saya. Maaf kalau saya lupa menuliskan ini sebelumnya dan maaf juga kalau saya tidak bisa menerima dengan lebih layak. – -’
Hari Sabtu ( 16/08 )
Hari paling longgar dalam masalah marah-marahan. Tidak ada marah-memarahi di kalangan senior. Hanya diisi oleh dua forum yang (saya rasa) didalangi rektorat. Kami pun dipulangkan sore hari tidak seperti biasanya kami pulang pukul 8 ke atas.
Jadi saya ingin menyempatkan diri menceritakan tentang jenis-jenis panitia INKM.
Petrapijar yang namanya mengingatkan pada sebuah lentera memiliki peran sesuai dengan namanya. Sebagai pembimbing dalam gelapnya senior-senior. Mereka yang paling dekat dengan mahasiswa baru menurut saya dan paling baik. Seragam mereka berupa kaos berwarna biru dengan tulisan ‘Petrapijar’.
Jagaragawi bukan nama jalan tol. Karena pertama kali melihat mereka yang berkaos hijau saya pikir namanya, ‘Jagorawi’. Dan tugasnya mengatur mobilisasi karena kebetulan seringnya terlihat saat mobilisasi. Tapi mereka ini adalah para pengurus masalah-masalah kesehatan. Istilah medan perangnya, “MEDIC!!!”
Bramakarta yang berkaos merah ini memberi kesan sangar. Karena tugas mereka memang mengurusi masalah keamanan juga keteraturan mobilisasi dan peserta. Mereka ini petugas disiplinnya mungkin. Sering terlihat saat mobilisasi dan malam hari ketika peserta sedang menuju tempat tinggal masing-masing. Jasa mereka cukup besar menurut saya.
Aparatoriz adalah (menurut saya) bagian paling tidak jelas. Kerjanya marah-marah, ngomongnya kedisiplinan yang padahal sdah cukup diurus oleh Bramakarta. Pakia topeng-topengan, bajunya hitam pula. Bagian paling norak, jayus, dan kurang kerjaan.
Masih ada Mahalangit, Mahabumi, dan Million?? apa gitu… mereka jarang terlihat jadi saya kurang tahu apa tugas mereka.
Hari Minggu ( 17/08 )
Selamat Ulang Tahun Indonesia!! Upacara membosankan dari ITB setelah itu kami bebas keliling OHU untuk melihat-lihat dan mendaftar UKM-UKM yang kami tertarik. Pada akhirnya saya mendaftar untuk STEMA (Studi Teater Mahasiswa), Tiben (Tiang Bendera), dan Genshiken. Setelah diskusi-diskusi dengan teman baru saya akhirnya saya ikutan Aikido juga deh untuk olahraga dan bela diri.
Hari ini juga ada penutupan INKM ‘08. Yang sangat tidak berguna karena saat penutupan baik panitia, mahasiswa yang lebih senior lagi, dan peserta (beberapa) semua ngoceh. Jadi tidak jelas ada acara apa sebenarnya malam itu…
Nah, jadi itulah seminggu pertama saya di Bandung. Tidak menarik memang bahasan saya karena saya memang tidak berbakat yang beginian. Jadi maaf saja lah… Hahahaha…
Lain kali saya akan cerita lebih banyak lagi. (ini aja udah banyak)
MANAAAA SAAAAAYAAAAA DI JUMAAAAAATTT???
Wah, maaf bang. Lupa. Habisnya saya terlalu terfokus sama ospeknya sih. Tapi nanti saya apdet deh…meskipun saya ga terlalu baik dalam membuat laporan.
Kalau saya ke warnet lagi.
Sekali lagi maaf…T_T
..eeh..
Udah jadi mahasiswa ITB, semangat yah! Makasih udah mau ikut InKM 2008.
_salah seorang anggota BRAMAKARTA
@aggy:
Napa, mbak?
@kal:
Aaa, datang juga! Maaf kalau ada pihak yang merasa tersinggung habisnya saya memang begini sih orangnya. Mohon maaf-mohon maaf!!!
selamat datang di bandung!
kalem aja….asik-asik aja kok…
Salam Kenal Ya Mas….!!!
http://tertawa-yuk.blogspot.com/
Namek terkenal nih.
@kal:
–a
@xalib:
mbahmu…
Ohoho… selamat datang di Institut Tenda Biru™.
“Cuma” seminggu ospeknya? Nggak ada tambahan? Duh enaknya. Di Institut Tembok Sejajar™, saya masih diberi porsi ekstra yang entah-sampai-kapan.
hwaa…
setujuu…
cLosing INKM tuu kosong abis…
bener” antikLimaks…
seharusnya para JELATA itu kudu bisa ngebuat suatu acara yang Lebih meaningfuL, Lebih berisi, Lebih ngena, acara yang gag akan pernah bisa diLupain meskipun qta dah di sabuga buat di wisuda…
betuL tak??
The best thing from INKM 2008: ngumpuL” sama keLompok 34 buat maen cap-cap-guricap di Lapangan basket pas OHU…
xxxooo
waduh… ck, ck, ck..
klo di unpar sih,, waktu osgab. ga ngapa2in. malahan membosankan. AKAN TETAPI, waktu osjur (sipil)… walahh,, yang namanya capek n stress pasti ada… cuman saya ga sempet tuk nyeritain..
selamat yah datang di itb.. :p
ngebuat INKM itu susah looo…
dan kalo liat prosesnya ribet.
sebenernya ya, yang paling cape itu yang bikin acara, bukan yang ngikutin acara…
oiya, ketua INKM kemaren, AUL seni rupa 2005.
kenapa isinya ngedumel melulu ya?
ga suka ya diospek? atau apapun namanya yg menjurus ke arah ospek?
setuju sama yg no.15,,udahlah jalanin aja hidup anda di ITB ini,banyak mengeluh malah ga bikin anda maju, apalagi menghendaki perubahan,di Indonesia pula perubahannya..
bisa belajar dari proses yang diberikan itu yang bagus,apalagi bisa menggalilebih dalam,contoh ikut serta di kegiatan-kegiatan di kampus,atau d jurusan anda..
kalo anda ingin perubahan,rubah jiwa pengeluh anda,,jadilah pejuang,,PROVE A POINT!!!!
tips n tricks : ikut jd panitia INKM ato ikutan KMSR lah biar tau,,
gud lak untuk kehidupan anda,,XOXO,,haha,,gossip boy
bukan ga suka d ospek
cuma sang penulis mungkin belom bisa mengambil sisi pembelajaran dari ospek tersebut
hahahahahaha
*ngelirik komen2 anonim*
Er… Mon, ini termasuk Double-ID, bukan?
gw akui lo kritis, dan gw harap kekritisan lo bisa ditumpahkan dalam bahasa yang lebih bijak dari yang di atas, karena lo baru melihat INKM dari sudut pandang peserta atau bahkan dari lo doang…
Apa yang lo tulis itu masih sebuah opini bung,,dan selama lo hanya masih punya opini, sebaiknya lo lebih ati-ati dalam menjustifikasi sesuatu!
Orang memang bebas berpendapat, tetapi berpendapat pun ada etikanya
Cari fakta dan pengalaman dengan ikut kepanitiaan2 kampus, dan lo bisa ngomong dengan lagak lo yang sekarang, karena pendapat lo (insya4JJ) sudah lebih banyak mendekati kebenaran..
@ yang komentar closing INKM itu kosong :
cuman mau ngingetin aja, kalo closing kaderisasi itu bukan sekedar impresi tapi juga rangkuman dari nilai-nilai yang udah berusaha panitia kasih,,,mungkin memang closing ga sempurna, tapi kalo lo dengerin jelata orasi, temen2 2008 ngasih janji,,,kalo lo masih orang INDONESIA lo harusnya bisa dapet sesuatu..
*numpang komentar*
Kalo dari gravatarnya kayaknya sih bukan.
Lha, tapi kan alamat e-mail bisa diisi sekenanya
Bukannya gravatar yang gambar-gambar nggak jelas itu dari IP Address?
selamat datang di dunia mahasiswa…
ingat!
mahasiswa adalah manusia biasa, tetap rendah hati dan berpikir bijak. memandang setiap apa dengan pikiran terbuka dan mengaplikasikannya dengan positif. berguna untuk orang lain dan menjaga kestabilan diri untuk berprestasi. itu yang menjadikan seorang siswa menjadi mahasiswa.
@ Xaliber
Nggak tahu juga, sih. Dulu saya pernah eksperimen pakai e-mail yang berbeda keluar gravatar yang berbeda.
Ooo. Maksud saya gravatar yang identicon itu. Yang seperti ini.
Kalau yang begitu seingat saya berdasarkan IP Address. CMIIW.
Now, let’s see whether the gravatar changed or not.
P.S: These comments were published via my mobilephone.
Nah, avatarnya ganti, kan? Silakan tanya Lemon apakah IP Address-nya beda atau nggak.
zan, gw gak tau apakah dia ini memang kritis atau cuma manja. apa yang dia tulis disini adalah perasaan2 subyektif dia sendiri, titik.
kalau memang dia menyatakan diri memiliki jiwa seorang filsuf, seharusnya dia bisa membuka wawasannya dan melihat semua keadaan tersebut dari berbagai sudut pandang yg berbeda (sebenernya gw gatau apa hunbungannya dengan jiwa filsuf, tapi ya memang seharusnya seperti itu). tulisan dia di sini menurut gw sih masih terlalu dangkal. nulis2 pendapat pribadi sih boleh aja, tapi dipikir dulu lah baik-baik apa konsekuensi dari itu. contoh kasusnya udah jelas terlihat kan, dari salah satu postingan dia yg diproteksi.
mungkin dia saat ini masih belum bisa mencapai tahap itu, secara dia sekarang masih TPB dan baru 2 bulan hidup di ITB. yah, semoga saja kehidupan di kampus bisa membantu dia dan teman2nya yg lain dalam berproses dan berkembang
sayang bgt kan kalo nama dia di blog ini adalah malaikat realitas, tapi realitas yg dia ungkapkan ruang lingkupnya masih sempit, ckckck…
hahahaha.. selamet dateng di ospek itb…
beginilah dunia mahasiswa, dek.. tinggalkanlah pikiran da kemanjaan ala sma-mu mulai sekarang.
hebad ya dirinci jenis2 panitian ospek, yg ternyata ngak berubah susunannya dari dulu.. cuma namanya aja di ganti. lucu2 namanya buat tahun ini
eh, bikin dan ngurusin ospek susah loh… apalagi ijin2 sama birokrat itb.. makan hati euy. tapi kami kan pgn adek2 kami punya kenangan dan pembiasaan diri di kampus. dan lagi.. ospek kampus mah ngak ada apa2nya di bandin OSPEK JURUSAN. siap2 ajalah.. (kalo lo belom keburu ngundurin diri)
coba ospeknya diliat dari sudut pandang positif… paling ngak lo kan bisa punya kenangan selama jadi tpb, bisa kenalan sama jurusan laen, seangkatan maupun senior, mungkiiin..bisa dapet gebetan ato pacar.
jangan cuma ngeluh mulu, ah.
iya ihh..
knapa sih ngeluh mulu pikirannya???
ga ada kah hal yang positif dari ospek???
segitu enak tinggal ikut doang , ga repot..
ah ni orang emang emang..
masi lama mas tinggal di itb..
ati2 ya..
jaga diri, jangan sampe salah lagi..
btw kenapa sih milih itb??
mas anas…….
kalo emang mau jadi filsuf, sok atuh sana…jangan masuk SR.
kasian tau, banyak orang yang pengen masuk sini.
Bukannya sombong, tapi setahu saya kesempatan masuk filsafat itu lumayan lho, karena saya pernah diterima di fakultas filsafat sebuah universitas negeri ternama di negeri ini.
saya akui, saya juga pernah amat sangat benci senior saya, tapi saya ga tolol! saya tetap bersyukur atas apa yang Tuhan kasih buat saya.
jangan terlalu serius,ah!jalani aja semuanya.
kalo tetep ga tahan….
saran saya sih, sana keluar!
sekarang pikir deh
kalau banyak yg komentnya bertentangan ama lu..
masih berpikir lu benar??
terima aja ya, ga usah menghindar, ini gunanya blog kan?
masa di dunia nyata lu udah lari, di dunia maya pun lari..coba jadi orang pintar dan berani sekali sekali mon..
numpang lewaaaaat
buset…
curiga tar yang di sini ada yang buka lapak baru??
peace ah
buat temen2 mahasiswa :
“tong ngagugu ka hoream!”
klo ga ngerti tanya ke orang sunda artinya, elu tinggal di sekitaran ITB kan?
kalo lo tidak menempatkan diri sebagai orang yang terus belajar, ya akan terus begitu…ya sudahlah…gw secara pribadi menghargai pendapat loe kok
.ketuainkm08.
OSPEK.. ? STUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU…. PID
Mo kenalan antar angkatan, senior-junior, dosen, kampus? yaudah kenalan ajah. salam. smile. hang out. apalah gt…
tuh khan panitianya capek sndiri…
1. Nyiapin orang
2. Nyiapin Acara
3. Bingung soal perlengkapan, peralatan, izin, sponsor dll
4. Jalanin Acara, capek, kesel, bt, kadang tawa2, marah2 de el el..
5. Tujuannya?… cuman mo :
a. Unjuk Existensi
b. Kenalan ma Junior (sok2 an gt deh)
c. de el es be… birokrasi filsuf bicara (demi ini… sebenarnya k’lo bisa ambil hikmahnya bgono… tujuannya itu… bla~x) – yahps you name it lah…
Dosen, Dekan, Rektor gw rasa juga nganggep biasa ajah, paling cmn nanya basa-basi “Gak ada ospek neeh, marah2nya mana? bla~x… ngoceh gak keruan”
realitas, sekecil apapun lingkupnya adalah realitas.
@atas gw : sotoy banget lo
eh maksud gw si no 37..ahahaha
quote from above
5. Tujuannya?… cuman mo :
a. Unjuk Existensi
b. Kenalan ma Junior (sok2 an gt deh)
c. de el es be… birokrasi filsuf bicara (demi ini… sebenarnya k’lo bisa ambil hikmahnya bgono… tujuannya itu… bla~x) – yahps you name it lah…
yah..klo pikiran pendek sih, yah begini..gimana mau maju bangsa ini klo cuman sampe segitu doang pikiran lo.
hey bung, namanya di universitas itu ospek merupakan salah satu memori yang loe kenang ntar ampe tua dan jadi bahan lucu2an. Lo bayangin aja, misalnya senior lo gak bikin ospek, cuman kenal2an doang sehari dan langsung kuliah. Kosong banget gak sih? statis..
Emang ospek cuman marah2 doang yah? Senior jg kan pasti pengen bikin juniornya disiplin sedikitlah dan timbul rasa hormat dari junior dimana itu penting untuk dilatih biar tau namanya sopan santun.
Hehehehe..kadang2 emang susah nerangin ospek buat mahasiswa baru yang sakit hati ama apa yang seniornya lakuin buat dia.
haha great way to get traffic for your site,
come on more contrversi, more………….
yeah i agree with you life sucks, so be an ashole and enjoy life.
namanya juga kuliah, lu bakalan banyak katemu orang aneh selama 4 tahun atau lebih .. nanti kalo udah pada masuk dunia nyata ( dunia kerja ) baik yang senior atau junior juga tau bedanya..
do your best and still focus to create masive value then you can get all the great things in life…
yang penting bukan title atau nilai yang penting lu bisa kerja & MAKE MONEY A LOT OF MONEY….. beside that NOTHING IS IMPORTANT..
enjoy your college, build valuable network and make a big idea, so you can use it in a REAL WORLD …. SO SHUT THE FUCK OFF AND DO SOMETHING ……
gue seh cuma mo saranin atu aja :
BERANGUS ABIS OSPEK,TITIK !!!!!
apa yang ada di blog nampaknya adalah merupakan respon terhadap situasi yang dialami. tentu saja sangat subyektif karena menurut persepsi pembuat blog dalam kondisinya pada saat itu.
btw, itu menunjukkan fakta (yang tidak bisa dibantah) bahwa ada calon mahasiswa yang berpikir dan berperilaku seperti itu.
jadi, ada 2 sudut pandang yang berbeda pada obyek yang sama (ospek). yang satu subyektif (menurut pelaku), dan menurut fakta (apa adanya).
kalau posisi saya sebagai panitia ospek, saya tidak akan menanggapi ataupun membantah dan mengiyakan curhat di atas. tetapi curhat curhat tsb akan saya jadikan salah satu bahan introspeksi dan menyusun rencana yang lebih baik di tahun berikutnya. memang, yang namanya ospek, dari tahun ke tahun semakin ringan penderitaan fisiknya. ini merupakan respon terhadap korban-korban yang berjatuhan dalam ospek (di itb & its pernah ada yang sampai mati).
saya termasuk orang yang setuju dengan ospek, asal mampu memotivasi spirit & behaviour calon mahasiswa ke arah yang lebih baik. tentu saja dengan cara-cara yang “beradab”. perlu juga dicatat, bahwa calon mahasiswa itu bukannya calon kuli angkut, tapi pemikir. jadi dari awal sudah harus diperkenalkan pada dunia rasional.
bukankan itb adalah sumber ilmu dan pengetahuan serta tempat pengkajian secara rasional ? juga bukankah itb adalah salah satu perguruan tinggi teknik terbaik di negeri ini ?
gitu aja kok repot, tho dek…
nanggapin nomer 41…
Mas..mas.. atau mbak..mbak.. silahkan pilih berdasarkan gender anda
Ospek perlu klo emang buat kenangan, cuma ada beberapa hal yang bener2 gak perlu dan bisa dibilang mengada-ada. Toh kenangan yang mengada-ada itu gak akan dikenang.
Jadi, sesuatu itu gak perlu berlebihan kan? Gak perlu pake caci maki, atau segalanya? Respek timbul bukan dari caci maki atau gaya2an marah2 didepan junior.
Senioritas itu adalah sebuah dogma yang penting gak penting, guna gak guna…. Menghormati dan menghargai antar sesama itu lebih penting… klo emang lo mau bangsa ini maju….
sekian
Selamat yaa yang sudah keterima di ITB…
mbahmu
Sompret niy
senior sotoy,emang kelian2 dah merasa disiplin sehingga mau bikin orang laen disiplin…wake up dud…..
Alumni angkatan 99
sori,
senioritas emang sekarang uda ga ada di ITB, kalau ada labrak aja ga usah takut..
lalu kalau marah dan caci maki kenapa..toh itu cuma berlaku saat itu aja..kalau besok ketemu lg dengan kondisi yang berbeda akan menjadi teman..
dengan ci caci maki saja sudah komplen dan down padahal dari awal sudah tau cuma sekedar pelatihan mental dan senang2..jangan harap anda bisa tahan di ITB dengan tugas dan yg lainnya..
apalg kalau anda mau sidang..bagaimana mentalnya kuat..
suatu acara yang membosankan bukan berarti acara itu buruk, normal bagi siapapun..
acara OSKM, osjur, os unit, pasti ngebosenin kalau dari awal ga dinikmati..
tapi kalau sudah merasa bosan lalu mengkritik, ini salah..apa haknya..kalau anda mengikuti dengan benar dan anda tahu bagaimana situasi di lapangan dan proses bagaimana itu ditetapkan baru anda mengkritik..
sama aja anda jurusan FSRD mengkritik jurusan lain seperti teknik fisik, matematika, atau planologi..ini bukan kapabilitas anda jadi..
smua kritik yang ada justru menunjukan anda masih anak manja yang baru sejedar lulus SMA..mau terus2an dianggep kaya bgtu..
ewh,, sangat2 mengerikan… kontroversi tanpa ampun terjadi di blog ini… >__<
haaa…
realita yang ditulis disini emang cuma dipandang dari satu sisi,, tapi ketika seseorang melihat dari sisi yang laen, apa dia juga melihat apa yang dilihat pembuat blog ini dan bisa membuat suatu runtutan statement ato paling ga pemikiran yang lebih realistis tentang apa yang udah terjadi…
heheheh
btw
ebad euy ni blog,, bisa masuk salah satu topic depannya kaskus …;lol
@46
Kata-kata yang bagus
…. Tapi belum tentu juga.
Kalau caci maki dan marah-marah yang dilakukan senior itu tujuannya untuk membiasakan sang TPB untuk berpribadi teguh (maksudnya, kalau di dunia luar kena perlakuan senada, enggak langsung down, atau apa), bagaimana? Yah, semoga saja tidak ada motif lain dibalik itu, tentu.
duh, itu jurusan yang pengen gw masukin..
tapi gw gagal, sekarang gw dah kerja
LU HARUSNYA BERSYUKUR!
cuman kayak gitu doang ngeluh
baru kuliah, baru kena ospek aja udah protes ….belum tahu rasanya pad dunia kerja, dunia nyata elu elu abis kuliah mau ngapain ?? mau ribut kaya ginian melulu ??? malu2in aja …..
yang kaya gitu malah bikin lu makin kuat sebagai manusia bukan kaya yang punya blog ini …..kebanyakan dengerin EMO …dasar tolol …
He, ya.. Saya dari kemarin penasaran. OSPEKnya FSRD-ITB itu ngapain aja sih? Ada yang bisa ngasih saya rinciannya nggak?
Biar yang bukan mahasiswa FSRD-ITB juga bisa tahu gitu
Enggak lucu kalau komen disini tanpa tahu situasi yang sebenarnya kayak gimana, kan?
jadi inget masa awal kuliah dulu haha.. masa2 pencarian jatidiri dengan kualitas pendobrakan hanya berbasis semangat yang menggebu2…
OSPEK, PELONCO, PENATARAN itu gak ada manfaat nya buat mahasiswa !!! ASSU !!!
bubarkan OSPEK…
ikutan dulu ospek sr, jalanin masa kuliah lo, PKL, mroyek, kerja..baru tau apa gunanya ospek SR..
pembelajaran brur!
ospek bikin budaya bales dendam…
I’ve learned the hard way about trying to criticize something and putting “ITB” in the same sentence. :p
Saya sendiri anti sekali ospek-ospekan. Saya tahu ada fungsinya, dan memang bila dilakukan dengan tepat bisa memiliki arti dan pengaruh yang sangat berguna. “Ketepatan” ini tentunya relatif masing-masing peserta.
Kalau saya, ingin ada orientasi mengenai cara kuliah, cara mengatasi permasalahan, dan lifestyle keseluruhan di kampus. Saya pribadi merasa bahwa saya kurang belajar hal-hal ini di INKM, padahal bagi saya itu yang lebih saya prioritaskan.
Tapi begitulah “tradisi”… Kalau bisa, dan nggak ada yang (berani) protes, kenapa tidak?
Oya. @semua yang komplain kalau post ini berat sebelah di sisi penulis:
Ya iya lah. Namanya juga blog, fungsinya ngasih lihat pendapat kita. Semua yang komentar juga pasti tahu kalau tulisan ini nggak netral (pasti kalau ada kejadian dengan dua pihak dan ada tulisan oleh salah satu, nggak netral).
Mengkritik/mengkomentari boleh, caci maki saja buang tenaga.
Nggak ada yang benar, nggak ada yang salah. Caci maki berarti merasa benar. Saya sih diam deh lawan yang begitu. Ngabisin waktu.
(tadinya mau nulis juga kayak begini, tapi kalau saya merasa INKM ada bagian menariknya juga, dan saya rasa kalau mereka sudah cukup bekerja keras – meskipun tetap ada bagian yang saya nggak setuju.)
Steax. FMIPA.
hahaha..yah lo bego lo ikutin tuh ospek yg emang basi, ga kreatip, ga bermutu, ngabisin waktu..dulu aja ospek ITB gw tinggalin, emang kagak guna brur..
duh capek ah…
makanya rasain dong yang namanya nggak keterima fsrd dulu…
dan perjuangan lo buat ngedapetinnya selama setaun kedepannya./…
lo bakal rela di apa-apain aja…
karena gw yakin itu semua bakal jadi sesuatu di masa depan…
sungguh suatu saat nanti kamu akan merasakan kebanggaan atas kampusmu lho
blog mu masuk milis ITB
jadi terkenal looh
dan dibaca senior2 seniormu
semoga kamu bisa bikij ospek lebih kejam lagee ha ha
gila, beneran dikomen semua gini blognya, wew…
buat annas:
gak bisa ngehargain orang lain, nggak bisa nilai sesuatu dari sudut pandang selain dirinya sendiri. gw uda baca kok postingan lo yang diprotect itu. mungkin lo tipe2 ansos ya?
Bila lo mang seorang yang suka atau ingin ahli berfilsuf, seharusnya lo bukannya mengeluh atas apa yang lo alami. Justru lo bertanya. Karena seorang filsuf adalah seorang yang selalu mencari alasan dibalik sesuatu dalam hidup ini. Dalam hal ini mungkin, “ngapain sih ni orang2 yang katanya terpinter seIndonesia cape2 ngospek mahasiswa baru? Cuman buat kenalan/bikin kenangan?”
Tapi lo ga salah sih, toh lo ngaku kalo lo filsuf bodoh. Pesen gw buat lo: jangan mau jadi bodoh selamanya ya!
Semua ada alasannya bro. Lucu kalo ada yang nganggep ini cuma tradisi yang wajib dijalanin tiap tahunnya. Masa panitia berbulan2 nyiapin os buat bikin kenangan & kenalan? Bego bener berarti panitia ini. Bego banget mahasiswa ITB. Mahasiswa yang ngajar dosen. Berarti jangan-jangan dosennya juga pada bego? Kalo bener jawabannya bego, pantes ni negara ga maju-maju.
Gw pas tpb pernah berpikir kaya lo, os tu ga guna. Tapi lo jalanin aja. Aktif di kemahasiswaan dan lo bakal tau pentingnya ngadain os. Hanya saja seringkali senior-senior lo ni gagal mengeluarkan semua otaknya dalam bentuk os. Jadilah os yang “kosong”. Yang jelas niatan mereka baik, ingin menularkan idealisme “MAHASISWA”nya kepada nak2 baru. Sayang, seringkali ga ada yang ketular tuh.
Namun di sisi lain lo juga nemuin orang2 yang ga ikut ospek dan beranggapan ospek tu ga guna. Jadi bener yang mana? Silahkan lo temuin jawabannya dengan aktif di ITB ini. Selamat datang dan jadilah mahasiswa seutuhnya, seorang manusia PEMBELAJAR!
hoi2… selamat ya, postingan lu sukses! jadi banyak yang berkunjung ke sini! lo punya potensi buat review2 yang kayak2 gini,,,, saran gua, next time bikin review ospek/acara kampus, beberkan dengan lebih detail lagi,,, kurangi sedikit sebjektifitas dari elu, tambahin juga bbrp wawancara/komen dari temen2 lo yang juga di ospek, biar artikel terasa lebih tajam!
gua juga tipe orang yang pesimis tentang ospek, tapi kmaren gua coba ikut bantu2 panitia INKM sih, mencoba mengerti isi kepala para aktivis… alhasil, emang gua ngerasa bbrp orang ikut kepanitiaan cuma biar eksis dan sok sibuk,,, TAPI banyak loh yang kerjanya serius dan pendiriannya teguh… Lu netral aja, bantu mereka yang serius, hindari yang sok sibuk…
soal komentar2 yang kontra, santai aja, gak usah takut… (temen2 gua juga banyak yg ngomongin elu… hehehe…
)
Mungkin anda menulis ini maksudnya bercanda (“Ah, gak mungkin lah mereka kayak gitu!”), tapi entah kenapa kok saya merasa hal itu bisa jadi benar ya (lihat kutipan yang saya tebalkan)?
BAGUS! HANCURKAN SEGALA BENTUK KEMAPANAN!!!
HANCURKAN FSRD ITB!!!
HANCURKAN ITB!!!!!!!!
(ih kok gw nyuruh2 ya? hehe…)
wah lu mah emang kontroversial pisan yah.
bagus2.
lanjutkan.
supaya hubungan antar MASYARAKAT senirupa itb semakin erat.
(tentunya dengan subject penggembira, ya elu)
haha
-no offense ah, biar gaya-
ospek ga slamanya jelek ko. gue jd merasa lbh deket sm tmn seangkatan. panitia +senior juga merhitungin, mikir, rencanain mateng2, nentuin tensi, dll nya ga maen asal ko. klo yg asal yaa..nasib, hahahaha. kl jd junior emng ngliatnya “ko dimarah2in mulu” tp gue jg br ngerti stlh gue jd senior dan mengospek. (jaaah, hahaha)
ahahahahhaaa…
sekarang terserah lo deh mau ngomong apa juga…
cuma gw saranin bwat tpb sr 08
mending ikut dan nikmati aja,,
cuma 1 tahun kok, gk bakalan terasa,,
coba dulu bertahan ampe masuk studio..
abis itu lu boleh deh nge blog lagi dimanapun lu berada..
soalnya masa2 itu gk bakalan terulang 2 kali,
cerita2 itu bakal jadi kenangan lu semua,,
dan gw yakin setelah lu melewati itu semua,,
lu baru sadar SR itu salah satu hal paling membahagiakan di hidup lu…
gw udah kode 3 nih setaun lebih lagi gw harus udahan..
dan gw malah pengen terus2 an ada di sana, FSRD
udah lah kalian tuh…
dia kan cuman curhat, toh blog ini juga buat dia curhat…banyak banget orang yang memposisikan blog sebagai diary, mungkin bagi anas ini gak ada bedanya, hanya saja bentuknya elektronik…dan dipublikasikan, jadi segala resiko, emang ditanggung si pembuat…
kebayang ajalah kalo diary diubek2…
tapi satu saran buat anas ya…
jangan arogan, nggak ada gunanya, lihatlah, banyak yang lebih tinggi dari kamu, tinggal tau diri, tau posisi, tau hak dan tau kewajiban…maka kamu akan berkembang.
mungkin sekarang kamu nggak akan ngerti
nanti 4 tahun lagi, akan saya coba tanyakan padamu, tentang seseorang pada posisimu sekarang.
semua pada waktunya…
bahkan blog ini pun adalah bahan pembelajaran buat kamu, kan?
kalau lulusnya 4 tahun lho ya…
hehehe, peace…
tapi kalaupun lulusnya ga 4 tahun, pasti kamu dah bisa mikir dan melihat lebih luas di tahun ke 4 nanti….
selamat berjuang
nice post gan! keep posting bro! jangan repost!
menuju tkp!
delapanpuluhxx
Walaaahhh……..
Dari taon 70an sampe sekarang begenee muluu……..
BASI BANGET TAU !!!
Internet ni bikin orang2 jadi pengecut ya. dia ga punya nyali buat ngomong di dunia nyata, jadi ngeluh dan ngeluh dan ngeluh disini terus. Sebenernya kebetulan aja lo masuk ITB jadi yang dikeluhin ya ITB, sebenernya sama aja ni anak mao masuk UI, IPB, UGM ato dimanapun juga ya pasti ngeluh. Emang mentalnya mental TEMPE, tapi sok filsuf. sok bijak padahal ompolnya masi basah tuh belom kering dijemur.
WOI SADAR! klo mental orang INdonesia ky ni anak semua GAWAT banget nasib negara ini
yoooooooo….. Wisssssssss….. Toooooooooo
http://iwanmalik.wordpress.com
@ Lemon S. Sile :
Keren ouy, berani nulis kayak ginian…
Tapi hati-hati di kampus kami, saudara jauh kampus anda (klo lewat puncak jadi agak deket sihh).
*Sok pake kata anda*
terjadi hal ini
http:// hermansaksono . com /2008/ 06/luthfi- dikeroyok-karena- blog.html
*sengaja di pecah2 biar gak kena akismet spam*
karena menulis tentang hal ini.
@ Untuk Pendukung OSPEk atau apapun namanya:
. O, iya sejak itu panitia sudah tidak berani berbuat tidak sopan.
memang benar bahwa OSPEK memberi kenangan tersendiri ketika memasuki dunia kampus, yang akan anda disesali walaupun sudah lulus sekalipun, karena mau2nya di beri petuah2 yang “You Know What”, tanpa anda bisa mengeluarkan suara anda, pendapat anda. Untungnya kami (orang satu angkatan) tidak mengalami penyesalan tentang ini. Karena kami melakukan “sesuatu hal yang sangat di luar dugaan” panitia. Sebagai info “sesuatu hal diluar dugaan itu” *cuman clue aja ya* Panitia berjumlah 68 orang, sementara peserta 66 orang… Jumlah yang tak beda jauh kan…. Cuman sisa 2 orang…. hal itu lumayan membuat nama saya dan temen saya satu lagi menjadi black list kakak Tingkat.. karena jadi provokator lahh..
Sebagai salah satu akibatna : Ane gak dapet pinjeman buku dari kakak Tingkat… So What, ane juga bisa beli sendiri..
@ untuk yang tidak setuju tentang OSPEK dan sebangsanya : OSPEK itu berguna banget buat nerusin tradisi KKN di Indonesia, karena dengan OSPEK kita bisa belajar bagaimana menjilat, bagaimana cari aman, dan lain-lain.
@ AHAHA dkk : Cara berdikusi dan mengutarakan pendapat menunjukkan pribadi yang sebenarnya.
eniwei salam kenal…
*intinya cuman mau kenalan sambil sok bela*
wahahahaa habislah nasibmu nak,, diributin orang satu kampus,semakin disiksa dan hidupmu akan semakin menderita, dan sisi baiknya lu masih ADA 4 TAHUN WAHAHAHAHA…… silakan menikmati indahnya siksaan dunia kampus selama 4 tahun atau lebih(bisa juga kurang kalo lu di do)…..
saran gw buat lu dan temen2lu yang mentalnya masih lembek kaya gini :
1. Pulang kerumah nangis dan ngadu sama orangtua lu,masih pantes ko buat anak manja kaya lu.
2. coba telanjang dan ngaca trus triak : “I HATE YOU MONKEY “, nah kalo itu juga belum bisa ngebuat lu lebih buruk, take drugs or alcohol.
3. mending lu berbuat krminal sekalian dikampus, kalo bisa yang seru jangan yang nanggung,nah kan trus masuk penjara tuh : GW JAMIN MENTAL LU BAKAL JADI DISITU. paling dampak sampingnya kalo emang lu masih manja, keluar2 lu jadi banci atau GAY (lu taulah kenapa) atau gak lu jadi beringas sekalian. (kan katanya lu filsuf berarti PAIN IS YOUR FRIEND RIGHT)
4. kalo udah keluar penjara coba main kekampus lu : lu bakal sadar dan ngomong kediri lu : “ANJING TERNYATA GW MANJA BANGET YA”
5. saran gw buat senior2 lu: “wake up guys kalo emang lu mau dihormatin, pake cara yang bener, kan lu orang2 pilihan semua.bisa masuk ITB, pake cara yang lebih cerdas dong, lu bukan orang pasar kan.. g udah sering ngeliat didunia bisnis dan dunia kerja yg udah g jalanin, banyak lulusan kalian yang gak bisa kerja dan terlalu bangga ama kampus, keberatan dititel sama alameter..kalo emang lu bener2 buka mata lu pada bakal sadar : “orang dihormatin bukan karena titel atau almameter, tapi karena pribadi dan juga HASIL atau NILAI yang bisa dia kasih keorang lain atau tempat dia kerja” percuma kalo kampus terkenal cuma lu jadi orang yang , BRENGSEK DAN NGGAK BISA NAIKIN OMZET PERUSAHAAN.”.
p.s buat yg bikin blog ini : gw juga orang seni, dan menurut gw karya lu belum ada apa2nya, “ngomong lu terlalu keras, gak sesuai ama karya2 lu, masih cupu banget”. WAKE UP…
watir pisan euy maneh teh….
bergerak dikit lah..
biarin aja kali, semua orang punya sudut pandangnya sendiri kalau ngikutin suatu acara. bagus ada masukan
hahaha,,,seru,,,sering-sering aj ada anak aneh kaya loe..
dulu gw nyaris ga dapet OSKM dan itu GA ENAK (gila apa awal masuk ITB nyaris tanpa kenangan, sial!)…tp gw pun fine-fine aja skrg.
Intinya…
biar adil..
YANG MAU DI-OSPEK silahkan ikut
YANG GA MAU DI-OSPEK silahkan mundur
gitu aja ko repot dek.. lo dah gede, filsuf pula, tinggal pilih aja, lo kan dah baca comment”di atas, ternyata ospek ada manfaatnya, ada juga mungkin yang mikir itu sia-sia, terserah loe..mau ikut ato ngga.
kalo ga ingin di-URUS-in senior ya udah cabut aja.
simple kan? daripada kaya anak kecil, ikut tp ngambek-ngambek setelahnya..
tp gpp lah..asik juga ada anak kaya loe…
WELCOME,bro!
SASKY PL’06
FB/FS/YM: sasq_29@yahoo.com
Malaikat Realitas
Blog milik seorang (calon) seniman, filsuf, dan pengangguran. Seniman yang tidak bisa menggambar. Filsuf yang bodoh. Juga pengangguran yang sibuk ngeblog ga penting.
3 kata terakhir cocok kok ama image lu, representasi dari blog2 ga guna kayak gini
Menurut saya, tulisan kamu enak dibaca.. ringan, lucu..
Sayang, kamu salah cara memulai dan berkenalan dengan rekan-rekan baru.. apapun yang kamu rasa susah, ga enak, benci, lebih baik kamu pikir dulu, bakal menyinggung perasaan orang atau banyak pihak ga..
Mau gimana pun, tempat apapun, kantor, sekolah, gedung, ada pihak-pihak yang sangat sayang dan mempunyai hubungan emosional dengan tempat yang kamu tempati atau akan kamu datangi kelak..
Kamu juga ga mau kan? rumah kamu diacak acak?
Tulisan kamu bagus..
Salam!
PS: Jangan sampe menghina Bandung ya..
kalo ga suka, jangan ke bandung.. gampang kan?
Buat yang mau maki-maki, kasih identitas yang jelas..
anak kecil bodoh,
mau idup kaya apa kamu nanti di sr
belum apa2 dah nantangin keluarga didalamnya
hidupmu pasti tambah berat karena kebodohan sendiri
hahahaha…
sukurin
dek….tolong pikir2 ulang kalau km mau nulis hal2 seperti di blog kamu ini…
kamu belum genap 2 bulan di ITB…
kamu masih belum tau apa2
kamu masih belum bisa memahami dan mengerti orang2 yang nantinya bakal jadi keluarga kamu juga di ITB…
kita keras sama kalian smua – anak2 baru – karena kami ingin kalian menjadi lebih kuat.. lebih kompeten… bukan berarti kami ingin ngehancurin kalian…engga dik…
kita cuma pengen kalian lebih baik aja…mksud kami baik…
pahami P R O S E S kami …
jangan terlalu bodoh untuk berpikir seperti anak kecil …
kamu udah kuliah…jangan sperti anak SMA lagi…
not bad…
it was ok…
astagfirullah…
yasin, walquaran nil hakin, inalakalaminal mursalim
100..
100…
100…!
100…..
yeee 100.. sepi bgd ya..
aseekk 100…
apa-apaan ini… fsrd apaan ya? semacam seni-seni begitu? CMIIW…
buat yang punya blog, selamat datang di duniyah! kamu bakal menemukan lebih banyak lagi orang-orang arogan yang antikritik dalam beberapa tahun kedepan…
buat para antikritik anonim, boleh saja, pada anti kritik, boleh saja, pada bilang yang punya blog pengecut, mental tempe, ato apalah! sementara sampeyan pada anonim. boleh… boleh… apa sih yang ndak boleh di negara ini?
@hamid
yah, setidaknya tunjukin lah arogansi dengan tindakan,
diliatin gituh, kalo mau arogan..
biar setidanya keliatan sama orang2 yang dimaksud,,
engga bagus juga kalau terlalu banyak ngomong,
tapi ngak ada perbuatan..
yah kyk sbuah slogan di iklan2
talk less, do more..
Nas…nas…gw baru saja liat blog teman2 segenggongblogmu yang ternyata semua sama saja dengan engkau, mikir cuma di permukaan dan tidak mencoba untuk ke dasarnya. bagusnya mereka tidak seagresif dirimu. dan gw perhatikan tuhan kalian itu wikipedia yak. bagus sekali, itu memang tuhan yg selalu up to date.
maaf bawa2 temanmu, tapi gw muak dengan kesok tahuan kalian.
@hamid 101 : CUIH!
nas
sebagai seseorang yang udah yah…paling enggak setaun lebih tua daripada kamu di itb, utamnya FSRD-ITB
saya sedih loh
ini blog ko isinya…kayak nggak ada hal2 positif dari semua yang kamu tulis????
apa enak hidup kayak gitu?
jujur nih, dulu saya juga bete pisannn ama senior, suka mikir2 yang negatif (ampe kepala pusing berat)…tapi setelah merenung…ya buat apa sih itu?
Saran saya nih :
1. Minta maaf
yah, ini blog kamu, emang bener,
tapi yang annas tulis sudah menyakiti hati banyak, BANYAK orang…hati2 loh, orang yang disakiti itu doanya makbul
2. Berubah
memang susah, tapi saya pun berusaha melakukan hal itu…
jadi lebih positif tiap hari, jadi lebih semangat tiap hari…try it. It’s worth it -_^
eh 105,sapa tu?
udah ngerjain ilustrasi belon? wakakak.
yah, nas.lu terkenal banget sih.
bayangin klo ternyata lu bisa ngerubah diri en akhirnya bisa diterima seluruh kalangan, ntar pas angkatan2 atas ni thread2 n forum2 bakal jadi CV tersendiri dah.
Ucok: “Eh, tau gak kak annas?”
Coki: “Oh, yang dulu filsuf penggempar web itu?”
Anak2 di belakangnya: “Oh itu ya?Mana sih orangnya?trus trus… *waw**waw*”
Mang endro: “Sok ah cep tah dibere ku si emang mah duarebumaratus”
aih saya KM 07 ko hehehehe
ilustrasi??
ini lagi ngerjain j** (saya tahu siapa anda)
ohh si yang tadinya berfs SLR… hahaha
hah???
maksudnya???
@JAP07
mending ym-an wae lah
sudahlah.geje banget sih kita.
nas sori yah menuh2in halaman.haha.
permisi semua teman2… SILAHKAN KUNJUNGI LINK SAYA…..
Saya juga menerima pesanan desain grafis, spesialisasi desain layout, corporate identity, ilustrasi vektor, dan autorun multimedia cds…. Portofolio sementara ada di link saya….
terimakasih…
hai, salam kenal ya
gw tau lo setelah diliatin tulisan lo yang bikin heboh itu hehehe. great one!
-milioneria OHU INKM08
Jadi ini Mr.X yg lagi marak di kampus.
Hahahahaha
Buat pemilik blog : complain TPB masalah ospek bukan hal baru. Tapi cara berpikir lo masih dangkal. Ospek tidak berjalan satu arah ( senior > junior ). Elo juga bakal dpt keuntungan dari ospek. Memang tidak dengan cara yg mudah, tapi hasil yg lo dapet tuh berguna banget.
Elo baru beberapa bulan kuliah. Gw paham kalo elo belum tau fungsi koneksi saat lo dah kerja nanti. FYI, senior yg ngedamprat lo abis2an pas ospek bisa jadi orang yg ngebantu lo dalam masalah kerjaan.
Btw, saat ini elo belum KRITIS, lo hanya COMPLAIN
Buat senior : Jangan galak2 ya kakak. Kasian si Lemon nanti stress malah jadi ager2.
Buat Diki : Dik, kuliah dik.
oiya, bener kata no 88 (jauh juga ya?) kalo gamau diospek ya gausah dateng INKM. gw pas tpb juga gadateng seharipun kok (gw angkatan 07) hahaha sejauh ini selamet2 aja. gausah lah lo kepaksa dateng kalo emang gamau dan terus ngomel2 sendiri.
>115 jrit!urang nyaho mane!komen oge d dieu,eui! Btw,needless to say lah!gw dah liat balesan lo bwt komen2 tulisan lo (sblm jd chaos tntunya).stelah dsorot ama byk org,lo udah mulai bsa nerima pndapat org lom?
SELAMAT nas.
smoga permohonan maaf lo tadi diterima yah.
kentut itu emang bau loh…
beneran….
alamak…
hebat sie lu berani nulis2 begini
haha tp bneran deh, coba lu pikir lagi
buka mata lu
gw juga dulu suka bete ma senioritas2 yg keliatannya ga penting
tp sumpeh….setelah gw laluin semua itu
skrg kerasa indah n asik banget lah
so
don’t be stupid
open ur eyes babe…..
moga2 lu buruan nyadar…
amin
huahahaha
Padahal gw iri lo ama InKM nya 2008….
PMB 07 (sorry buat panitianya) menurut gw lebih kurang drpd InKM (mungkin gara banyak masalah di persiapan yak setau gw ??)
At least pembukaannya ama penutupannya lebih bagus
Harusnya banyak yang bisa lo ambil dr InKM….
Kasian taplok ama tmn2 kelompok lw….
gw juga ikut INKM 2008, dan gw kecewa ngeliat aparatoriz yg kerjaannya GA GUNA!!,, sok2 pake topeng hitam bergambar gajah,, gw ketawa2 di depan muka tuh aparatoriz, dan dia marah2,, gw terusin aja ketawa biar seru,, eh bentak langsung pegi.. Gw bilang “apa-apaan tuh?!”
@122
ah masa sih kamu ketawa2. waduk ah. klo saya jd aparatoriznya saya tarik celana dalammu dari belakang sampai bijimu mendep. topeng aparatoriz kan keren, walaupun sebenarnya cemen (benar katamu).
Lemme get this straight :
Jadi, apakah orang – orang yang berpendapat kontra di blog ini telah menunjukan ketidakdewasaan dirinya, dengan berkomentar a’la anonim dan memojokkan satu pihak (Anas) yang (saya lihat) hanya berkomentar dengan nada fals, err…maksudnya straight to the point ?
Kelak ketika saya kuliah nanti mungkin akan membuat pengalaman seperti ini, dimaki – maki lagi, dan akan membuat komentar seperti ini lagi. Selamat datang di dunyah ! Saya setuju dengan #101.
Apakah senior memang benar berprofesi sebagai Maha-siswa ? *dengan nada bertanya*
Verifying.
@123
sorry saya berlebihan, kebawa emosi sih.
sebenernya saya ketawa2 yang ditahan, mungkin menurut dia itu hanya senyam-senyum, soalnya dia bilang “ngapain kamu senyum?!, saya ga butuh senyum kamu” tetapi pada dasarnya itu saya ngetawain dia gara2 ngeliat gambar gajah yang ada di topengnya itu.. (cemen sih)
Sebagai alumni yang pernah ngerasain di ospek 12 tahun lalu dan mengospek 10 tahun lalu, enjoy everything while it last.
Kalau survive, sekolah dan menikmati hal-hal kecil nggak penting di ITB bakal jadi kenang-kenangan paling dikangenin dan paling berguna.
)
Kalau nggak survive, ya dapet salam aja deh
buset dah… anak2 jaman sekarang kritis2 banget yak. salut gueh. tapi ya, klo bisa jangan sampe ngejatohin almamater sendiri kali! ga baik itu. sukur2 lo keterima di itb. sukur2 ada INKM2008!! gue dulu mo ikutan OSKM2006 aja kagag boleh! ancemannya DO brur!! padahal pengen bgt! masuk itb tanpa kenangan?? damn.. Ga ada bahan cerita bgt!
untung masuk himpunan ada inisiasi. rugi lo!
deeuuhhh,,,pada ngeributin apaan c?
sebenrna kl ngliat dr komen2 dsini adalah pertentangan antara sang pembuat ospek n sang penikmat ospek/sang penderita,,whateverlah…
pada intina adalah,,bebas ajah berpendapat…
mo lemon ato semua seniorna d itb ato siapapun juga….
mungkin saat ini para pembuat ospek bs berkomentar seperti ituh…
tapiiiiiii,,,,inget ga dulu waktu kalian berada d posisi lemon?
mungkin ada beberapa diantara xan yg skrg menghujat ato g setuju ma sikapna lemon,,dulu bersikap yg sama kaya lemon…
cuma bedana xan mengutuk d belakang n ga terpublikasikan kaya dya skrg….
lagipula kl mo bsikap dewasa,,,curahan hati ini bs jadi masukan bwt semua senior d kampus manapun…
n org yg berjiwa besar adalah yg bs menrima kritik….
bukan begitu?
so,,drpd slg mencela,,mending damai ajah deh….
bwt lemon,,,hey dude,,,hebat pisan eeuuuyyy,,dah bs bkn kontroversi kaya gini…
saluuutt gw bwt lo…
oiaa,,,met nikmatin masa2 kuliah ajah yah…
n itung2 ini semua bkn lo jd terkenal…
right?
n cobalah untk think positif … ;p
wah,… anas smgt nas!
blog blog km, suka2 km lah mw nulis apa, saya jg suka nyampah d blog saya, klo ada yg baca n komen ya terserah, hehehe
lagian anas kan cm curhat nda minta pendapat
Saya sendiri tidak terlalu mengurusi masalah kontroversi yang terjadi di sini (sudah banyak yang ngurus..)
Saya mah cuma bisa bilang,
Nas aka Lemon, selamat ya anda telah berhasil diterima di ITB. Nikmatilah dan manfaatkan kesempatan itu karena masih banyak orang lain yang tidak mampu merasakan kenikmatan yang Anas rasakan.
Segitu aja…
Maaf ya ane jarang mampir ke sini^^
Maklum rada sibuk dengan urusan lain…
hehehe…